Powered by Blogger.

ARSIP

TRAVELINEWS

TRAVELINEWS

TRANSLATE

PENGUNJUNG

Showing posts with label DANAU. Show all posts
Showing posts with label DANAU. Show all posts

Wisata Danau Kembar di Bengkulu


wisata danau kembar sumatra










Bintuhan, ibukota Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu bukan saja menyajikan wisata pantai yang menarik tetapi juga punya seabreg obyek wisata lainnya, diantaranya Danau Kembar Bengkulu sebagai salah satu andalan untuk menggaet wisatawan.

Danau Kembar terletak di wilayah Desa Wayhawang dan Sukamenanti, Kecamatan Maje, Bintuhan. Lokasinya masih sangat alami. Pihak Pemda setempat masih sedang mengupayakan membangun sarana dan prasarana yang memadai untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke Danau Kembar.

Danau Kembar berjarak 100 meter dari jalan dan terletak di tepi pantai. Otomatis, mudah sekali menjangkau Danau Kembar sembari liburan ke pantainya walau hanya dengan berjalan kaki.


Legenda di Balik Danau Kembar
Dibalik keunikan Danau Kembar, terselip cerita melegenda di kalangan masyarakat setempat mengenai asal muasal Danau Kembar. Danau Kembar terbentuk dari aliran sungai Nasal yang saat ini berada di Kecamatan Nasal.


Sungai Nasal diketahui sebagai sungai yang ganas alirannya. Warga setempat menyebutnya dengan sungai laki-laki. Pada zaman dulu beberapa sungai kecil yang ada di sekitar Nasal dan Maje semuanya ingin digabungkan atau ingin dikawini Sungai Nasal. 
Sungai Nasal ingin menyatukan diri dengan Sungai Numan yang juga berada di Desa Suka Menanti, Kecamatan Maje yang disebut juga sebagai sungai wanita.

Lantaran ingin menyatukan diri dengan Sungai Numan itu, air Sungai Masal yang besar saat itu mengalir menuju Sungai Numan. Namun entah mengapa hal itu tidak kesampaian padahal jarak antara Danau Kembar dan Sungai Numan hanya beberapa ratus meter saja. Penyatuan Sungai Nasal dan Sungai Numan tak kesampaian yang pada akhirnya terbentuklah Danau Kembar yang sekarang ini kita lihat dan menjadi objek wisatamenarik di kecamatan Maje, Bengkulu.


Keistimewaan Danau Kembar adalah airnya tak pernah kering meski kemarau panjang melanda. Dulunya, Danau Kembar diberi nama Paluh Besar dan Paluh Kecil. Karena danau tersebut ada yang besar dan ada yang kecil dan jaraknya berdekatan. Danau Kembar hingga kini masih dimanfaatkan warga untuk mencari ikan. Hanya saja obyek wisata menarik ini belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah daerah.


Danau Sentani, Papua

Tak jauh dari Kota Jayapura, Papua, terdapat danau indah berhiaskan pulau-pulau kecil yang berjumlah puluhan. Danau yang dimaksud adalah Danau Sentani yang memiliki luas permukaan sekitar 93,6 km persegi. Keindahan Danau Sentani membuatnya banyak diminati oleh wisatawan. Karena itulah wilayah danau dan sekitarnya kemudian dimanfaatkan sebagai objek wisata.
Danau Sentani menjadi rumah dari 30 spesies ikan air tawar yang beberapa di antaranya merupakan spesies endemik. Salah satu ikan endemik unik di Danau Sentani adalah hiu gergaji (Pristis microdon), sejenis hiu yang bagian mulutnya menyerupai gergaji. Setiap bulan Juli, Danau Sentani menjadi tuan rumah dari Festival Danau Sentani yang bertujuan menarik wisatawan.
Danau Sentani
Danau Sentani

Danau Maninjau, Sumatera Barat

Masih di Provinsi Sumatera Barat, ada Danau Maninjau yang terkenal dengan luas wilayah dan keindahan panoramanya. Danau Maninjau merupakan danau vulkanik yang terletak di ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut. Oleh sebab itu, udara di sekitar danau terasa sejuk dan nyaman. Terlebih, di sekeliling Danau Maninjau terdapat pepohonan dan tanaman hijau yang indah sekaligus menyegarkan. 
Dengan luas permukaan sekitar 99,5 km persegi, Danau Maninjau merupakan danau terluas ke-2 di Sumatera Barat dan ke-4 di Pulau Sumatera. Danau indah ini berkaitan erat dengan legenda Minang berjudul kisah Bujang Sembilan.
Danau Maninjau

Danau Maninjau

Danau Singkarak, Sumatera Barat

Danau Singkarak bisa dibilang sebagai satu dari dua danau terpopuler di Sumatera Barat. Danau yang membentang seluas 107,8 km persegi ini diakui sebagai danau terluas ke-3 di Pulau Sumatera. Gunung berapi yang menjulang tinggi di belakang danau menyempurnakan keindahan panorama di Danau Singkarak. Meski luas, ternyata Danau Singkarak hanya memiliki spesies ikan dalam jumlah terbatas. Hanya terdapat sekitar 19 spesies ikan air tawar di Danau Singkarak dan sekitarnya. Namun, beberapa spesies ikan seperti bilih, asang, dan rinuak memiliki populasi kepadatan yang tinggi di danau tersebut.
Danau Singkarak
Danau Singkarak

Danau Semayang, Kalimantan Timur

Di wilayah Kalimantan Timur, ada 3 danau besar yang terletak di daerah aliran Sungai Mahakam. Dua dari tiga danau tersebut adalah Danau Jempang dan Danau Semayang yang juga tercatat sebagai danau-danau terluas di Indonesia. Danau Semayang yang membanjiri lahan seluas 130 km persegi juga dianggap sebagai salah satu areal lahan basah terbesar di Pulau Kalimantan. 

Keberadaan Danau Semayang amat penting bagi penduduk sekitar. Selain sebagai sumber air, Danau Semayang berperan penting dalam hal ekonomi dan ekologi di wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara. Danau Semayang juga menjadi habitat dari mamalia air tawar imut yang terancam punah yaitu Pesut Mahakam.

Danau Rombebai, Papua

Jauh di sebelah utara Danau Paniai, Papua, terdapat Danau Rombebai yang hampir sama besar. Danau Rombebai terletak tepat di tepi Sungai Memberamo dan berjarak hanya sekitar 20 km dari Samudera Pasifik. Meski letaknya tak terlalu jauh dari lautan lepas, jarang ada ikan air laut yang menyasar ke Danau Rombebai. Pasalnya, aliran Sungai Memberamo cukup deras sehingga ikan laut sebesar hiu sekalipun sulit melawan arus menuju danau. Danau Rombebai yang membentang seluas lebih dari 137 hektar menyimpan cadangan gas alam yang cukup melimpah.
Danau Rombebai

Danau Rombebai

Danau Paniai, Papua

Danau Paniai bisa diargumentasikan sebagai danau terluas di Papua. Luas permukaan Danau Paniai mencapai 145 km persegi, lebih luas dibanding 2 danau populer lainnya di Papua yaitu Rombebai dan Sentani. Tak cuma luas, Danau Paniai juga terkenal indah, alami dan sangat terawat. Hal tersebut diakui oleh para utusan dari 157 negara pada Konferensi Danau Se-Dunia tahun 2007 di India. Danau Paniai tampil cantik berkat kehadiran pasir dan bebatuan di tepian. Tak cuma itu, danau berair jernih ini juga dikelilingi oleh tebing-tebing hijau yang membentuk latar belakang menakjubkan.
Danau Paniai

Danau Paniai

Danau Jempang, Kalimantan Timur

Danau Jempang merupakan danau terbesar di antara 76 danau yang ada di daerah aliran Sungai Mahakam provinsi Kalimantan Timur. Luas permukaan Danau Jempang mencapai 150 km persegi dengan kedalaman antara 7 hingga 8 meter. Saking luasnya, ujung Danau Jempang tak dapat terlihat dari ujung yang satunya. Keindahan panorama dan kekayaan flora dan fauna di Danau Jempang menjadikan danau ini sebagai salah satu objek wisata kebanggaan Kalimantan Timur.
Danau Jempang

Penampakan Danau Jempang di Peta

Danau Tempe, Sulawesi Selatan

Masih di Sulawesi Selatan, ada danau besar lainnya yang dikenal dengan nama Danau Tempe. Dikenal sebagai danau hujan (dataran hujan), luas dan kedalaman Danau Tempe amat tergantung pada curah hujan. Di musim kemarau, kedalaman danau ini hanya sekitar 1 m dengan luas permukaan sekitar 100 km persegi. Sementara di musim penghujan, Danau Tempe bisa menutupi wilayah seluas 150 – 200 km persegi dengan kedalaman mencapai 3 m.
Meski tak dalam, Danau Tempe memiliki populasi ikan air tawar yang kaya. Malah, Danau Tempe diklaim sebagai penghasil ikan air tawar terbesar di dunia. Ratusan nelayan yang tinggal di rumah-rumah apung sekitar danau menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan di Danau Tempe.

Danau Tempe

Danau Tempe

Danau Matano, Sulawesi Selatan

Provinsi Sulawesi Selatan ternyata kaya akan danau-danau besar dan luas. Tercatat, ada 3 atau lebih danau di Sulawesi Selatan yang luasnya lebih dari 100 km persegi. Danau Matano merupakan salah satu danau terbesar di provinsi ini. Luas Danau Matano adalah sekitar 164,5 km persegi dan bisa lebih luas lagi di musim penghujan. Tak cuma tercatat sebagai salah satu danau terbesar, Danau Matano juga dikenal sebagai danau terdalam di Indonesia. Kedalaman maksimal Danau Matano mencapai 600 meter, terdalam di Asia Tenggara dan terdalam ke-8 di dunia menurut WWF.
Danau Matano

Danau Matano

Danau Sentarum, Kalimantan Barat

Kalimantan bukan cuma dipenuhi oleh sungai-sungai besar dan panjang. Pulau ini juga memiliki danau-danau unik yang membentang luas pada musim hujan namun mengering di musim kemarau. Danau Sentarum merupakan salah satu danau hujan terbesar di Kalimantan. Pada musim penghujan, luas danau ini bisa mencapai 273 km persegi.
Kekayaan flora dan fauna yang berhabitat di Danau Sentarum dan sekitarnya membuat kawasan ini dikelola sebagai Taman Nasional. Ada sekitar 240 jenis ikan, 237 burung, dan 143 mamalia yang bertempat tinggal di Taman Nasional Danau Sentarum. Di taman nasional ini, kamu bisa menemukan beberapa fauna langka asli Indonesia seperti bekantan, orang utan, dan buaya senyulung.

Danau Sentarum

Danau Sentarum

Danau Poso, Sulawesi Tengah

Masih di wilayah Sulawesi, terdapat Danau Poso yang memiliki panjang 32 km dan lebar sekitar 16 km. Secara keseluruhan, luas permukaan Danau Poso mencapai 323,2 km persegi. Danau di wilayah Sulawesi Tengah ini bukan hanya luas, tetapi juga amat dalam. Dengan kedalaman maksimal 450 m, Danau Poso tercatat sebagai danau terdalam ke-3 di Indonesia.
Danau Poso menjadi habitat bagi 11 spesies ikan endemik. Sayangnya, ikan-ikan tersebut terancam punah akibat bertambahnya populasi penduduk di sekitar danau dan dibangunnya mega proyek PLTA Sulewana. Hutan di sekeliling Danau Poso kerap menampakkan spesies-spesies langka seperti anoa dan babirusa.



Penampakan Danau Poso di Google Maps

Danau Towuti, Sulawesi Selatan

Danau Towuti merupakan danau indah yang dikelilingi bukit dan pegunungan. Dengan luas permukaan mencapai 561,1 km persegi, Danau Towuti tercatat sebagai danau terbesar di Sulawesi dan terbesar ke-2 di Indonesia. Kelebihan Danau Towuti terletak pada pemandangan alamnya yang indah, khususnya pada waktu matahari terbit. Danau ini juga menjadi habitat bagi sejumlah besar ikan endemik, udang, kepiting, juga siput.
Sama seperti Danau Toba, terdapat sebuah pulau kecil di tengah-tengah Danau Towuti. Pulau bernama Loeha tersebut menjadi rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna endemik. Kini, Danau Towuti dikelola sebagai Taman Wisata Alam Danau Towuti oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan.
Danau Towuti di Masa Lampau

Danau Towuti di Masa Lampau

Danau Toba, Sumatera Utara

Siapa tak kenal Danau Toba? Danau yang terletak di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini bisa dikatakan sebagai danau terpopuler di Indonesia. Danau Toba menempati cekungan bekas letusan Gunung Toba, gunung api terbesar di dunia. Di tengah-tengah danau seluas 1.130 km persegi ini, terdapat sebuah pulau kecil yang dikenal dengan nama Samosir.
Keindahan Danau Toba yang luas membentang dan berair biru tenang telah terkenal seantero Indonesia bahkan dunia. Namun, indahnya panorama danau bukanlah satu-satunya daya tarik yang dimiliki oleh Danau Toba. Danau terluas di Indonesia ini ternyata juga menyimpan legenda menarik mengenai asal-usul terbentuknya danau dan pulau kecil di tengahnya. Jika ingin berkunjung ke Danau Toba, Anda bisa menginap di hotel yang terletak tepat di tepi danau.
Danau Toba
Danau Toba

Lima Danau Terbesar di Indonesia


Indonesia merupakan Negara dengan luas wilayah yang besar. Ia merupakan Negara kepulauan berbentuk republik. Dengan luas wilayah yang luas, hampir semua hal bisa ditemukan di sini termasuk di dalamnya danau. Apa itu danau? Danau merupakan cekungan berukuran besar yang ada di permukaan bumi dan berisi air tawar atau asin. Di Indonesia, ada berbagai macam danau. Mulai yang kecil hingga besar. Jika dicermati, sebagian besar danau di Indonesia berada di Pulau Sumatera. Nah, pada artikel ini kami akan menyajikan 5 danau terbesar yang ada di wilayah nusantara. Penyortiran dilakukan berdasarkan luas danau dan bukan bagaimana danau tersebut terbentuk. Adapun danau-danau yang dimaksud sebagai berikut: 

  1. Danau Toba di Sumatera Utara (Luas: 107.216 Ha). Danau ini begitu tersohor bahkan hingga ke mancanegara. Ia merupakan danau vulkanik terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Uniknya, tepat pada bagian tengan danau toba ini terdapat pula vulkanik yang dikenal dengan nama Pulau Samosir. Sejak dahulu, danau toba sudah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling penting di Sumatera Utara. Di danau toba ini ada banyak jenis rekreasi yang bisa pengunjung coba.
  1. Danau Towuti di Sulawesi Tengah (Luas: 59.840 Ha). Danau yang satu ini secara administrative berada di wilayah Kecamatan Towuti, Luwu Timur Sulawesi Selatan. Danau ini masuk ke dalam titik Taman Wisata Danau Tuwoti yang dikelola lembaga bernama BKSDA atau Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan. Lembaga ini menjalankan fungsinya di bawah Kementrian Kehutanan Republik Indonesia.
  1. Danau Sentani di Papua (Luas : 34.375 Ha). Danau yang satu ini merupakan yang terbesar di Papua. Ia juga sekaligus menjadi kawasan wisata terpopuler di sana. Danau sentani ini setiap tahunnya menjadi lokasi pelaksanaan berbagai festival yang terkenal di Papua.
  1. Danau Poso di Sulawesi Tengah (Luas : 34.280 Ha). Danau di Indonesia terbesar selanjutnya terletak di Provinsi Sulawesi Tengah. Ia berada di ketinggian 657 meter di atas permukaan laut. Danau ini memang belum banyak dikelola oleh Pemerintah Daerah. Tapi, keelokannya tetap memukau siapa saja yang pernah mengunjunginya.
  1. Danau Matana di Sulawesi Selatan (Luas : 16.640 Ha). Danau yang satu ini berada di Sorako Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan. Danau ini memiliki kedalaman hingga 590 meter.

Danau di Indonesia lainnya sebenarnya masih banyak. Ada pula Danau Ranau yang berada di Lampung dan juga Komering Ulu Selatan. Ia dikategorikan sebagai danau terbesar kedua jika dilihat dari volume air yang bisa ditampungnya. Danau ini memiliki panjang hampir 16 Km dengan lebar 8 Km. Kedalaman yang dicapai danau hingga 229 meter dan bobot air yang bisa ditampung sebanyak 21.95 km kubik. Selain Ranau, Danau penting lainnya yang wajib disebutkan adalah Danau Tempe di Sulawesi, Danau Singkarak dan Maninjau di Sumatera serta masih banyak lagi lainnya. 

Danau-danau Terbesar di Indonesia

Terdiri atas lebih dari 18.000 pulau, Indonesia memiliki bentang alam yang kaya. Pegunungan tinggi, hutan hijau, savana, hutan bakau, serta danau-danau yang luas dapat ditemukan di negeri ini. Kali ini, kita akan membahas bentang alam yang terakhir yaitu danau. Kebetulan, Indonesia punya puluhan danau yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara. Beberapa danau amat populer karena telah dikembangkan sebagai tempat wisata, sementara sebagian besar danau lainnya masih terabaikan dan hanya berfungsi sebagai sarana penampungan air hujan. Berikut adalah danau-danau terbesar di Indonesia.

1. Danau Toba, Sumatera Utara
Siapa tak kenal Danau Toba? Danau yang terletak di provinsi Sumatera Utara ini bisa dikatakan sebagai danau terpopuler di Indonesia. Danau Toba menempati cekungan bekas letusan Gunung Toba, gunung api terbesar di dunia. Di tengah-tengah danau seluas 1.130 km persegi ini, terdapat sebuah pulau kecil yang dikenal dengan nama Samosir.
Keindahan Danau Toba yang luas membentang dan berair biru tenang telah terkenal seantero Indonesia bahkan dunia. Namun, indahnya panorama danau bukanlah satu-satunya daya tarik yang dimiliki oleh Danau Toba. Danau terluas di Indonesia ini ternyata juga menyimpan legenda menarik mengenai asal-usul terbentuknya danau dan pulau kecil di tengahnya.
Jika ingin berkunjung ke Danau Toba, kamu bisa menginap di hotel yang terletak tepat di tepi danau.
Danau Toba

Danau Toba

2. Danau Towuti, Sulawesi Selatan
Danau Towuti merupakan danau indah yang dikelilingi bukit dan pegunungan. Dengan luas permukaan mencapai 561,1 km persegi, Danau Towuti tercatat sebagai danau terbesar di Sulawesi dan terbesar ke-2 di Indonesia. Kelebihan Danau Towuti terletak pada pemandangan alamnya yang indah, khususnya pada waktu matahari terbit. Danau ini juga menjadi habitat bagi sejumlah besar ikan endemik, udang, kepiting, juga siput.
Sama seperti Danau Toba, terdapat sebuah pulau kecil di tengah-tengah Danau Towuti. Pulau bernama Loeha tersebut menjadi rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna endemik. Kini, Danau Towuti dikelola sebagai Taman Wisata Alam Danau Towuti oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan.

Danau Towuti di Masa Lampau

Danau Towuti di Masa Lampau

3. Danau Poso, Sulawesi Tengah
Masih di wilayah Sulawesi, terdapat Danau Poso yang memiliki panjang 32 km dan lebar sekitar 16 km. Secara keseluruhan, luas permukaan Danau Poso mencapai 323,2 km persegi. Danau di wilayah Sulawesi Tengah ini bukan hanya luas, tetapi juga amat dalam. Dengan kedalaman maksimal 450 m, Danau Poso tercatat sebagai danau terdalam ke-3 di Indonesia.

Danau Poso menjadi habitat bagi 11 spesies ikan endemik. Sayangnya, ikan-ikan tersebut terancam punah akibat bertambahnya populasi penduduk di sekitar danau dan dibangunnya mega proyek PLTA Sulewana. Hutan di sekeliling Danau Poso kerap menampakkan spesies-spesies langka seperti anoa dan babirusa.



Penampakan Danau Poso di Google Maps

4. Danau Sentarum, Kalimantan Barat
Kalimantan bukan cuma dipenuhi oleh sungai-sungai besar dan panjang. Pulau ini juga memiliki danau-danau unik yang membentang luas pada musim hujan namun mengering di musim kemarau. Danau Sentarum merupakan salah satu danau hujan terbesar di Kalimantan. Pada musim penghujan, luas danau ini bisa mencapai 273 km persegi.

Kekayaan flora dan fauna yang berhabitat di Danau Sentarum dan sekitarnya membuat kawasan ini dikelola sebagai Taman Nasional. Ada sekitar 240 jenis ikan, 237 burung, dan 143 mamalia yang bertempat tinggal di Taman Nasional Danau Sentarum. Di taman nasional ini, kamu bisa menemukan beberapa fauna langka asli Indonesia seperti bekantan, orang utan, dan buaya senyulung.

Danau Sentarum

Danau Sentarum

5. Danau Matano, Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Selatan ternyata kaya akan danau-danau besar dan luas. Tercatat, ada 3 atau lebih danau di Sulawesi Selatan yang luasnya lebih dari 100 km persegi. Danau Matano merupakan salah satu danau terbesar di provinsi ini. Luas Danau Matano adalah sekitar 164,5 km persegi dan bisa lebih luas lagi di musim penghujan. Tak cuma tercatat sebagai salah satu danau terbesar, Danau Matano juga dikenal sebagai danau terdalam di Indonesia. Kedalaman maksimal Danau Matano mencapai 600 meter, terdalam di Asia Tenggara dan terdalam ke-8 di dunia menurut WWF.

Danau Matano

Danau Matano

6. Danau Tempe, Sulawesi Selatan
Masih di Sulawesi Selatan, ada danau besar lainnya yang dikenal dengan nama Danau Tempe. Dikenal sebagai danau hujan (dataran hujan), luas dan kedalaman Danau Tempe amat tergantung pada curah hujan. Di musim kemarau, kedalaman danau ini hanya sekitar 1 m dengan luas permukaan sekitar 100 km persegi. Sementara di musim penghujan, Danau Tempe bisa menutupi wilayah seluas 150 – 200 km persegi dengan kedalaman mencapai 3 m.

Meski tak dalam, Danau Tempe memiliki populasi ikan air tawar yang kaya. Malah, Danau Tempe diklaim sebagai penghasil ikan air tawar terbesar di dunia. Ratusan nelayan yang tinggal di rumah-rumah apung sekitar danau menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan di Danau Tempe.

Danau Tempe

Danau Tempe

7. Danau Jempang, Kalimantan Timur
Danau Jempang merupakan danau terbesar di antara 76 danau yang ada di daerah aliran Sungai Mahakam provinsi Kalimantan Timur. Luas permukaan Danau Jempang mencapai 150 km persegi dengan kedalaman antara 7 hingga 8 meter. Saking luasnya, ujung Danau Jempang tak dapat terlihat dari ujung yang satunya. Keindahan panorama dan kekayaan flora dan fauna di Danau Jempang menjadikan danau ini sebagai salah satu objek wisata kebanggaan Kalimantan Timur.

Danau Jempang

Penampakan Danau Jempang di Peta

8. Danau Paniai, Papua
Danau Paniai bisa diargumentasikan sebagai danau terluas di Papua. Luas permukaan Danau Paniai mencapai 145 km persegi, lebih luas dibanding 2 danau populer lainnya di Papua yaitu Rombebai dan Sentani. Tak cuma luas, Danau Paniai juga terkenal indah, alami dan sangat terawat. Hal tersebut diakui oleh para utusan dari 157 negara pada Konferensi Danau Se-Dunia tahun 2007 di India. Danau Paniai tampil cantik berkat kehadiran pasir dan bebatuan di tepian. Tak cuma itu, danau berair jernih ini juga dikelilingi oleh tebing-tebing hijau yang membentuk latar belakang menakjubkan.

Danau Paniai

Danau Paniai

9. Danau Rombebai, Papua
Jauh di sebelah utara Danau Paniai, terdapat Danau Rombebai yang hampir sama besar. Danau Rombebai terletak tepat di tepi Sungai Memberamo dan berjarak hanya sekitar 20 km dari Samudera Pasifik. Meski letaknya tak terlalu jauh dari lautan lepas, jarang ada ikan air laut yang menyasar ke Danau Rombebai. Pasalnya, aliran Sungai Memberamo cukup deras sehingga ikan laut sebesar hiu sekalipun sulit melawan arus menuju danau. Danau Rombebai yang membentang seluas lebih dari 137 hektar menyimpan cadangan gas alam yang cukup melimpah.

Danau Rombebai

Danau Rombebai

10. Danau Semayang, Kalimantan Timur
Di wilayah Kalimantan Timur, ada 3 danau besar yang terletak di daerah aliran Sungai Mahakam. Dua dari tiga danau tersebut adalah Danau Jempang dan Danau Semayang yang juga tercatat sebagai danau-danau terluas di Indonesia. Danau Semayang yang membanjiri lahan seluas 130 km persegi juga dianggap sebagai salah satu areal lahan basah terbesar di Pulau Kalimantan. Keberadaan Danau Semayang amat penting bagi penduduk sekitar. Selain sebagai sumber air, Danau Semayang berperan penting dalam hal ekonomi dan ekologi di wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara. Danau Semayang juga menjadi habitat dari mamalia air tawar imut yang terancam punah yaitu Pesut Mahakam.

11. Danau Ranau, Lampung
Memiliki luas permukaan sebesar 125,9 km persegi, Danau Ranau dinyatakan sebagai danau terbesar ke-2 di Sumatera. Danau yang terletak di perbatasan provinsi Lampung dan Sumatera Selatan ini berada di daerah perbukitan yang berlembah. Tak heran jika cuaca di sekitar danau terasa sejuk dan menyegarkan. Di bagian tengah danau, terdapat Pulau Marisa yang menjadi lokasi dari sumber air panas, air terjun, dan penginapan. Kini, Danau Ranau beserta Pulau Marisa telah berkembang menjadi salah satu kawasan wisata terpopuler di wilayah Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.

Danau Ranau

Danau Ranau

12. Danau Singkarak, Sumatera Barat
Danau Singkarak bisa dibilang sebagai satu dari dua danau terpopuler di Sumatera Barat. Danau yang membentang seluas 107,8 km persegi ini diakui sebagai danau terluas ke-3 di Pulau Sumatera. Gunung berapi yang menjulang tinggi di belakang danau menyempurnakan keindahan panorama di Danau Singkarak. Meski luas, ternyata Danau Singkarak hanya memiliki spesies ikan dalam jumlah terbatas. Hanya terdapat sekitar 19 spesies ikan air tawar di Danau Singkarak dan sekitarnya. Namun, beberapa spesies ikan seperti bilih, asang, dan rinuak memiliki populasi kepadatan yang tinggi di danau tersebut.

Danau Singkarak
Danau Singkarak
13. Danau Maninjau, Sumatera Barat
Masih di provinsi Sumatera Barat, ada Danau Maninjau yang terkenal dengan luas wilayah dan keindahan panoramanya. Danau Maninjau merupakan danau vulkanik yang terletak di ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut. Oleh sebab itu, udara di sekitar danau terasa sejuk dan nyaman. Terlebih, di sekeliling Danau Maninjau terdapat pepohonan dan tanaman hijau yang indah sekaligus menyegarkan. Dengan luas permukaan sekitar 99,5 km persegi, Danau Maninjau merupakan danau terluas ke-2 di Sumatera Barat dan ke-4 di Pulau Sumatera. Danau indah ini berkaitan erat dengan legenda Minang berjudul kisah Bujang Sembilan.

Danau Maninjau

Danau Maninjau

14. Danau Sentani, Papua
Tak jauh dari kota Jayapura, Papua, terdapat danau indah berhiaskan pulau-pulau kecil yang berjumlah puluhan. Danau yang dimaksud adalah Danau Sentani yang memiliki luas permukaan sekitar 93,6 km persegi. Keindahan Danau Sentani membuatnya banyak diminati oleh wisatawan. Karena itulah wilayah danau dan sekitarnya kemudian dimanfaatkan sebagai objek wisata.
Danau Sentani menjadi rumah dari 30 spesies ikan air tawar yang beberapa di antaranya merupakan spesies endemik. Salah satu ikan endemik unik di Danau Sentani adalah hiu gergaji (Pristis microdon), sejenis hiu yang bagian mulutnya menyerupai gergaji. Setiap bulan Juli, Danau Sentani menjadi tuan rumah dari Festival Danau Sentani yang bertujuan menarik wisatawan.

Danau Sentani
Danau Sentani

Tertarik mengunjungi danau di Indonesia? Segera susun rencana jalan-jalanmu!

Situ Patenggang dan Pulau Asmara

Situ Patenggang 300x225 5 Tempat Wisata Alam di Bandung yang Wajib Dikunjungi
Situ Patenggang
Situ Patenggang adalah salah satutempat wisata alam di Bandung yang terkenal, terutama bagi para pecinta danau. Asal nama danau Situ Patenggang adalah dari bahasa Sunda yang berarti ‘saling mencari’. Kata ‘saling mencari’ ini bukanlah kata sembarangan karena ada sebuah cerita yang mengatakan bahwa dulunya ada sepasang kekasih yang terpisah. Mereka saling mencari sampai akhirnya bertemu di tempat ini.
Menariknya, di Situ Patenggang terdapat sebuah pulau dengan bentuk hati. Pulau ini dinamakan sebagai Pulau Asmara, atau sering disebut juga dengan nama Pulau Sasaka. Selain itu, di danau ini juga terdapat sebuah batu yang disebut sebagai batu cinta.
Danau Situ Patenggang berlokasi di sebelah selatan Bandung, tidak jauh dari tempat wisata alam lainnya di Bandung, yaitu Kawah Putih Ciwidey. Karena lokasinya yang berdekatan, biasanya pengunjung akan mengunjungi kedua tempat wisata alam ini sekaligus dalam 1 hari.

Danau Teluk Gelam, Wisata Alam di Kabupaten OKI


A. Selayang Pandang
Danau Teluk Gelam menawarkan pesona alam yang menawan. Danau yang terletak di pinggir jalan lintas timur Sumatera sekitar 92 km di sebelah tenggara kota Palembang itu airnya cukup tenang. Meski sedikit dipenuhi rumput air, danaunya bisa digunakan untuk olah raga dayung dan jet ski.

B. Keistimewaan

Di lokasi danau ini, pengunjung bisa berolahraga air, mandi, berenang, memancing, atau sekedar berkeliling. Angin yang berembus semilir menciptakan gelombang-gelombang kecil di permukaan air danau yang bening membuat suasana terasa tenang. Di tengah danau terdapat daratan yang ditumbuhi ribuan pohon Gelam (Melaleuka leucadendron) dengan daun-daunnya yang mungil berwarna hijau muda.

C. Lokasi

Danau ini terletak di Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel).

D. Akses

Danau Teluk Gelam dapat dicapai melalui jalan lintas timur Sumatera. Dari kota Palembang melalui jalan raya yang menuju ke arah Lampung dengan menggunakan kendaraan pribadi atau carteran.

E. Tiket Masuk

Untuk masuk ke objek wisata, setiap mobil dikenakan retribusi Rp 4.000,- dan sepeda motor Rp 2.000,-. Sedangkan untuk setiap pengunjung dihitung per kepala dengan tarif Rp 2.000,- untuk orang dewasa dan Rp 1.500,- untuk anak-anak.

F. Akomodasi dan Fasilitas

Bagi yang ingin hanya sekedar menonton, di tempat ini disediakan tribun untuk penonton. Selain itu, di tempat ini terdapat hotel dan pemandu wisata. Tidak jauh dari Danau Teluk Gelam, terdapat 34 rumah panggung kayu bertipe 45 dan 70 yang dibangun dengan metode knock down (bongkar pasang). Rumah-rumah ini disewakan sehingga bisa untuk menginap atau beristirahat. Suasana rumah masih alami, sehingga pengunjung yang menginap akan merasakan seperti tinggal di perkampungan.
Bagi pengunjung yang ingin menyewa jet-ski tarifnya Rp 300.000,- per jam, sedangkan speed boat Rp 150.000,- per jam.

Danau Singkarak, Wisata Alam di Sumatera Barat

Lautan air yang jernih, sampan-sampan nelayan yang bertebaran di permukaan danau untuk mencari ikan, ditambah pemandangan hijau di sekitar danau. Ya, pemandangan semacam inilah yang akan Anda jumpai di Danau Singkarak, Sumatera Barat. Danau ini berjarak sekitar 70 km dari Padang, ibu kota Sumatera Barat.


Danau Singkarak terbentang luas dan secara administratif masuk dalam dua wilayah kabupaten di Sumatera Barat, yaitu Solok dan Tanah Datar. Dengan luas sekitar 1.000 hektar, danau ini menjadi yang terluas kedua di dataran Sumatera setelah Danau Toba. Danau dengan kedalaman 268 meter dan berada di ketinggian 363,5 meter di atas permukaan laut ini termasuk dalam jenis danau tektonik karena diperkirakan terbentuk karena pergeseran lempeng bumi.
Meskipun tergolong luas, namun tak banyak jenis ikan yang hidup di perairan Danau Singkarak. Hanya ada 19 jenis ikan yang tercatat hidup di danau ini. Hal ini dimungkinkan karena terbatasnya jumlah plankton yang menjadi makanan ikan pada umumnya. Plankton sulit hidup di sini karena tingkat kedalaman danau yang membuat cahaya matahari tidak bisa menembus dasar danau.
Danau Singkarak Sumatera Barat 300x225 Wisata Sumatera Barat   Danau Singkarak
Danau Singkarak Sumatera Barat
Karena keindahannya, Danau Singkarak menjadi salah datu tempat wisata yang ramai dikunjungi warga sekitar dan juga dari luar kota. Keindahan tempat wisata ini pertama kali dikenal luas pada tahun 1905 melalui jurnal biologi milik Ernst Haeckel, seorang peneliti dari Jerman. Tak hanya meneliti ekosistem Danau Singkarak dan sekitarnya, Haeckel juga terkagum-kagum dengan keindahan danau ini, sehingga membuatnya merangkum keindahan Danau Singkarak dalam sebuah lukisan.
Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan untuk menikmati Danau Singkarak. Anda bisa berenang di air danaunya yang jernih, naik sampan berkeliling danau, memancing di tepi danau atau ikut nelayan menangkap ikan. Jangan lupa membawa kamera Anda untuk mengabadikan keindahan tempat wisata ini. Danau luas dengan latar Bukit Barisan yang hijau di seberangnya sayang sekali untuk dilewatkan.
Danau Singkarak 2 300x200 Wisata Sumatera Barat   Danau Singkarak
Danau Singkarak
Selain kegiatan-kegiatan tersebut, Anda juga bisa melakukan wisata kuliner di warung-warung yang ada di sekitar tempat wisata ini. Jika makan di warung kurang memuaskan, cobalah memancing atau menangkap ikan dan membakarnya di tepi danau bersama teman-teman. Hal ini bisa jadi pengalaman yang menyenangkan.

Apa yang menarik dari Danau Singkarak?

Danau Singkarak 3 300x198 Wisata Sumatera Barat   Danau Singkarak
Danau Singkarak
Sebagai danau kebanggaan warga Sumatera Barat sekaligus tempat wisata alam andalan, Danau singkarak memiliki beberapa hal unik yang menarik untuk Anda ketahui, di antaranya:
Tour de Singkarak
Danau Singkarak menjadi bagian dari Tour de Singkarak, sebuah event balap sepeda tingkat internasional yang rutin diselenggarakan tiap tahun. Tour de Singkarak didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Amaury Sport Organisation, penyelenggara event serupa di Perancis, Tour de France.
Danau Singkarak 4 300x200 Wisata Sumatera Barat   Danau Singkarak
Danau Singkarak
Tour de Singkarak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009. Selanjutnya, waktu penyelenggaraannya berlangsung selama seminggu antara bulan April – Juni dengan tujuh etape yang harus dilewati peserta. Tour de Singkarak tak hanya sekadar lomba balap sepeda di jalan raya, namun juga pengenalan budaya dan keindahan alam Sumatera Barat. Sepanjang rute yang harus ditempuh, peserta akan disuguhi pemandangan keberagaman budaya Minang dan juga keindahan alam Sumatera Barat.
Pada awalnya, Tour de Singkarak dimulai dari garis start di kota Padang dan berakhir di Dermaga Danau Singkarak. Kemudian sejak tahun 2012, garis start dimulai dari Sawahlunto, sebuah kota tua bersejarah di Sumatera Barat dan berakhir di kota Padang. Meskipun tak lagi menjadi lokasi garis finish, namun Danau Singkarak masih tetap menjadi bagian dari Tour de Singkarak bersama dengan Danau Maninjau dan beberapa tempat wisata menarik lainnya.
Ikan bilih
Tercatat sekitar 19 jenis ikan yang hidup di perairan Danau Singkarak saat ini. Salah satu dari jenis ikan tersebut adalah ikan bilih (Mystacoleucus padangensis). Ikan bilih menjadi istimewa karena hanya bisa hidup di danau ini saja. Banyak yang mencoba mengembangbiakkan ikan ini di luar Danau Singkarak, namun selalu gagal karena ikan bilih selalu mati.
Ikan bilih normalnya berukuran kecil, panjang maksimalnya hanya sekitar 10 cm dengan sisik berwarna perak berkilauan. Dari 19 jenis ikan yang ada, ikan bilih inilah yang jumlahnya diperkirakan paling banyak di perairan danau. Ikan bilih menjadi sumber ekonomi warga sekitar. Nelayan menangkapnya dan menjualnya ke warung-warung. Ikan ini paling nikmat jika digoreng dan dicocol sambal.
Selain dijual di warung-warung, ikan bilih goreng kering juga tersedia di tempat penjualan oleh-oleh sekitar tempat wisata ini. Ikan dikemas dalam plastik berbagai ukuran dan bisa Anda jadikan oleh-oleh khas Danau Singkarak.
Panjang Danau Singkarak bertambah dari waktu ke waktu
Karena tergolong dalam kategori danau tektonik, ukuran Danau Singkarak masih dapat berubah mengikuti pergeseran lempeng bumi. Menurut hasil penelitian para ahli, panjang danau pada awalnya hanya 3 km, kemudian bertambah menjadi 8 km, 13 km dan sekarang sekitar 23 km. Panjang danau ini diperkirakan masih akan terus bertambah.

 
Copyright © 2014 Travelinews